![]() |
Ini dia hal
yang paling ganas dan berbahaya dalam hidup gue, yaitu malas. Sebenarnya sih
gue lebih kreatif dari orang-orang sebelumnya :) (tersenyum bangga), tapi
karena penyakit malas gue yang satu ini membuat gue keduluan sama siapapun itu.
Yah meski sih gue udah merasa dan sadar *emang apa bedanya?*, tapi tetep aja
terulang. Mungkin males gue udah tingkat stadium akhir kali yah :D
Justru dibilang saat lagi nulis depan layar kaca
(laptop maksudnya) banyak banget ide encer dalam otak gue, saking encernya, gue akhirnya males nulis dan lupa deh sama
cerita gue itu. Dari sini gue ambil pelajaran, kalau lagi dapat sesuatu
langsung embat aja,nggak boleh ditunda (apalagi urusan perut :D)
So guys, banyak orang-orang disekitar yang suka
banget sama tulisan gue (bisa di itungsih sebenarnya) mereka kecanduan dan
muji, gue sampai terpesona dan bilang “so,biasa kali” namanya juga orang baik
hati nan sombong *salah*. Baik hati dan nggak sombong maksudnya :D
Apapun pujian itu, gue nggak kemakan *yaiyalah gue
nggak punya temen kanibal kaliii*. Hal itu dikarenakan daerah gue bukan daerah
rawan banjir *maksud?* *nggak nyambung dodol* :D. (kembali ke laptop), gue
bukannya nggak bangga, tapi gue belum puas sama tulisan yang gue hasilihin. Gue
bakalan bangga kalau udah banyak yang gue hasilin dan banyak pengagum tulisan
gue.
Tau nggak kenapa gue pengen jadi penulis yang sukses
dan dikenal banyak orang?. itu karena gue pengen jadi artis :D, tampang nggak
bagus-bagus amat, suara sih keren tapi nggak ada yang bisa salurin bakat,
Indonesia idol aja nggak berkunjung di kota gue :) (nepuk jidat), gue juga bisa ekting, malahan bisa jadi sutradara pilm maupun
editor (yaiyalah namanya juga jurusan broadcast gitu :D). tapi akhirnya, gue
sih belum ada perkembangan sampai sekarang.*itu karena gue bukan anak ayam
maupun anak itik :D*.
Kali ini sebut saja nama gue artis yang tertunda
(senyum-senyum orang sukses ). Sebenarnya *tapi sesungguhnya tidak* gue hampir
jadi artis cilik, sayangnya gue nggak mau dulu masuk kamera *ogah deh, entar
jadinya apa masuk dikamera, nggak muat donk, ukuran manusia dengan kamera,
manusia lebih besar jadi nggak mungkin bisa masuk. Gila tuh orang*. sebabnya
sekarang gue pengen jadi artis karena
artis itu bukan masuk kamera lagi, tapi layar kaca, jadi bisa liat wajah gue
sendiri donk *hhe.
Menunggu dan menunggu, karena belum bisa ataupun
nggak bisa jadi artis, gue mutusin untuk tetap jadi penulis *bukannya dari dulu?
:D* gue sih suka nulis jadi sebenarnya nggak ada unsur jadi artis, tapi karena
ada penulis yang jadi artis, mau nggak mau, gue pengen juga kali. Mikirin jadi
artis itu sibuk, jadi malas deh mikirnya.*nah loe? Males lagi kan* (garuk-garuk
kepala). tapi kalau kalian nawarin gue jadi artis
ibukota, bisa kok. tapi Gue hanya terima
dengan lebar pagar *itu karena gue milih yang masuk hanya mobil doang , nggak
mungkin yang gue masukin tukang ojek* okeoke,,, gue tunggu dengan lebar pagar
yah hhe :).

0 comments:
Post a Comment