Sunday, June 10, 2012

Cekidooot

Perkenalkan, nama saya nur komariah seorang penulis muda yang mengembangkan otaknya lewat menulis (sekali lagi… menulist) kadang-kadang menulist  itu adalah sesuatu yang bisa  dimakan (loh kok bisa?) ya iyalah bisa… coba ada bayangkan menu itu apa? *menu yah menu* list itu bahasa inggris yang artinya? *daftar* jadi kalau digabungin versi indonesia jadi apa? *daftar menu* nah itu dia ! kalian semuanya pintar *horeeeee* (nepuk jidat).
Kalian yang sudah pernah baca tulisan saya seperti cerpen, cathar, disebuah website saya sendiri yang oke doke gaib abis pasti sudah tau kalau saya adalah orang yang datang tak diantar pulang naik ojek (maklum, jalanan lagi becek) :D . kalau lagi becek pasti abis ujan yah, kalau abis ujan yah tentunya lagi becek (apaan sih kebolak balik). *kembali ke menulis*.
Waktu itu saya seorang penulis muda yang ngakunya bisa ngapain aja. suatu hari pernah naik pesawat bersama 3 rekan kerja saya dan pergi keluar kota. (menurut daftar tenaga sipil kayaknnya tidak ada nama saya deh) *garuk-garuk kepala*. Saat itu dengan gaya pejabat,saya bertanya dengan3 rekan saya yang kelihatannya udah nyantai banget.
Saya : “Eh kalian udah pernah naik pesawat belum? ” (saya menatap mereka dengan penasaran. Meyakinkan jangan sampai mereka menganggap naik pesawat seperti naik ojek)
Mereka bertiga : (saling menatap) “belummm…. Kamu???”
Saya : ahahahahaha (nyengir kuda biadab yang tidak sepatutnya dilakukan oleh pejabat muda seperti saya, ternyata tidak  bisa dihindarkan).
Mereka bertiga : “kamu sudah sering  yah?” (tatapan mereka antara lugu ama sok galau)
Saya : (dengan menahan ketawa antara kebelit pipis ama malu-malu mencoba melontarkan senyum dan nyengir kuda lagi) yah belum juga lah… ahahahahaha
Kami semua beradu gilanya untuk memenangkan piala bergulir cengiran kuda ter gaib abis. Dan ternyata tidak membuahkan hasil karena waktunya harus naik pesawat. *eng ing eng*
Ternyata kami semua itu pada pintar semua, (namanya juga pejabat) tidak ada yang jadi kampungan saat itu dan kami tetap menahan kampungan kami dalam pesawat. Yang anehnya tiba-tiba mereka semua menatap saya (apakah mungkin ini pertanda bahwa hanya sayalah  penulis muda berbakat yang bisa jadi bejabat dan bisa berteman dengan tukang ojek? )
Mereka bertiga : “Eh kamu tau tidak pasang sabuk pengamannya?”
Saya : (melirik kanan kiri dan mencoba meneliti apakah ada sesuatu yang terjadi pada sabuk pengamannya dan tidak ingin dibuka? Atau jangan-jangan kami sudah berbuat dosa padanya?)
Mereka bertiga : eh ditanya malah diam. Bagaimana?
Saya : saya tau (akhirnya nafas lega keluar juga dari hidung)
Mereka bertiga : gimana?
Saya : oke akan saya terangkan. (kepala menoleh kesebelah kanan)
Mereka bertiga : (kebingungan galau)
Saya : ka, bagimana cara pasang sabuk pengamannya yah? (bertanya dengan lugu)
Teman-teman saya mulai memasang mimik  yang waaawwww,, sangat berbeda dari yang sebelumnya. (mungkin mereka bangga sekali mempunyai teman yang baik hati dan tidak sombong seperti saya ini).
Pesawat sudah terbang. yang anehnya wajah  kita pada pucat semuanya (kemungkinan kita sedang mengalami apa yang disebut dengan MABUK UDARA ! huaaa) . memang kami adalah anak-anak yang langka yang pernah didapatkann didunia Ini dan kami mensyukurinya  dengan tidur. (loh kok tidur?) *ABISNYA GAK NAHAN, PENGEN MUNTAH* .  setelah kami melihat-lihat dari atas pesawat kami benar-benar takjub.
*kok bawahannya pesawat putih semuanya yah? Mana lautnya, mana gunungnya?* karena bosan memandang hal yang gaib itu kami berempat memutuskan, untuk setengah benar tidur. Dan saya pun membaringkan kepala diatas meja lipat.
Sejam kemudian……..
Kami berempat menuruni benda hebat itu, dan memang apa yang kami lakukan dengan cara mensyukurinya diatas pesawat tadi adalah benar-benar sakti.
Kami berempat menatap bangunan yang disebut bandara sultan hasanuddin. Perjalanan dari palu ke tempat ini sangat memakan banyak tenaga. Wowww… bangunannya keren. Setelah asik berfantastik gila, saya tiba-tiba teringat akan sesuatu *KOPER* *KOPER SAYA DIMANA?* berhubung saya tidak tau prosedur pengambilan koper, terpaksa saya harus mengangkut ketiga teman saya menuju tempat yang katanya orang-orang sih,, ingin mengambil barangnya.
Saya memutuskan untuk melangkah ketempat itu dikawal oleh kakak yang tadi. Dia harus bertanggung jawab kalau sampai koper saya ilang, saya kan bisa di marahi sama majikan saya nanti di malaisya *apa-apaan sih, saya TAK RELA*.
Akhirnya koper saya bisa kembali lagi lagi. (duh sayang banget kan, kalau koper saya ilang, harta saya satu-satunya di kota ini bisa gak ada lagi) *mulai galau*.
Ternyata penderitaan kami belum berakhir sampai disitu,karena cerita ini juga belum sampai disini. Kami harus menunggu kedatangan mobil mewah kami yang dikabarkan dari perusahaan indonesia yang sukses di seluruh nusantara lewat aksesnya. Siapakah dia? Kita tunggu sesaat lagi, jangan kemana-mana tetap di nunggu bareng nur (gimana? Saya pejabat yang serba bisa kan?).

Sejam lagi kemudian…
Huuououououo astaga,mobil kami yang berwarna merah mengkilap telah menungu kami (begitu kata sopirnya) *dia tidak tau, yah kalau  pejabat itu gak boleh menunggu*. (Awas yah entar orang itu saya pecat baru tau rasa). Akhinya kami bisa beristirahat dengan tenang menuju hotel yang kebetulan untuk tingkat orang-orang gaib seperti kami berempat itu tidak bisa tidur di kamar hotel,  abisnya DINGIN GILA!
Saya mulai curiga nih, kayaknya ada yang mau ambil otak saya yang berkembang ini di hotel (apa perlu otak saya dibuka dulu yah, trus besoknya baru dipasang lagi :D (memang penulis yang hebat, pintar dan jenius) . hhhheee,,, yaudah terpaksa dan dipaksa tidur, akhirnya tidur juga deh, tapi namanya anak yang baik yah mesti di contoh, sebelum tidur , foto dulu … hheee :D
Oh ia, salam kompak gila aneh ajaib bin gaib yah ,buat kalian semua yang sudah baca tulisan super oke doke gaib abiss dari saya .. semoga kalian dapat tercengir kuda karena itu membuktikan bahwa ternyata kalian berjiwa pejabat. ***

Website : Nurkomariah-kisman.co.cc
Twitter : @nurkomariah16

0 comments:

Post a Comment