Friday, March 30, 2012

Kalau cinta, yah bilang cinta


-->
Bel tanda istrahat berbunyi,Nana membereskan bukunya dan memasukkannya kedalam tas. Lalu ia menuju kantin sekolah. Ketika melewati beberapa kelas, ia melihat dua orang cowok yang terus memperhatikannya. Nana semakin risih, dia bertanya-tanya dalam hati. apa ada yang lucu dari penampilanku? atau penampilanku lagi berantakan?. Pertanyaan ini terus menghantui nana, hingga akhirnya salah satu diantara dua orang cowok itu berkata
            “Hey, salamnya temanku nih”  Cowok itu menunjuk teman yang berada disampingnya.
“Ouppss, ya ampun aku kirain kenapa.Ternyata hanya salam”kata nana dalam hati
“Eh apa? Salam?cowok itu siapa?”nana tersadar dengan ucapan sebelumnya.
Nana hanya menatap kedua cowok itu, lalu bergegas menuju kantin.
Siapa mereka? Trus cowo yang satunya lagi  itu siapa?
Ahh, entahlah. Mungkin mereka sekedar iseng.
***
Pagi itu nana sangat sibuk. Dia harus menyiapkan segala keperluan,untuk program kerja osis yang telah ia susun sejak semalam. Kemudian Usi menghampirinya.
            “Sibuk banget bu, mau menyambut kedatangan presiden yah” godanya
            “Kamu ini ada-ada saja. Mana ada presiden mau datang kesekolah kita. Yang ada dia sudah lari ketika dengar nama usi” Nana membalas godaan usi.
            “Heh.. enak saja, malah presiden akan senang liat aku na”
            “Ia, kan kamunya orang yang langka yang pernah presiden liat”
Bel tanda masuk berbunyi, nana memasukan semua programnya kedalam map.
            “Ya sudah, aku ketempat dudukku yah”. Usi meninggalkan tempat nana, dan kembali ketempat duduknya.
Bu ratna seorang guru fisika memasuki ruangan kelas mereka. Ketua kelas memberi aba-aba untuk memberi salam.
            “Materi hari ini adalah tegangan permukaan....” bu ratna memulai pelajaran.
Anak-anak mulai memperhatikan dengan seksama.
            “Baiklah, ada yang tautegangan permukaan itu seperti apa?”
Nana mengangkat tangannya.
            “Saya bu”
            “Silahkan nana”
“Tegangan permukaan adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk menegang, sehingga seperti ditutupi lapisan elastis. Seperti adanya gaya adhesi dan kohesi sehingga menyebabkan meniskus cekung atau cembung”
“Bagus sekali nana. Nah anak-anak agar kalian bisa lebih mengerti, pelajari dan kerjakan soal-soal yang ada di buku kalian
            “Baik bu” jawab siswa serempak
Seusai pelajaran, usi menghampiri nana dan mengajaknya ke kantin. Cowok yang kemarin bertemu nana, kini terlihat memperhatikannya.
            Apa ia, dia yang kirim salam ke aku?apa dia malu, jadinya dia nyuruh temannya? Apa-apaan sih aku ini.
            “Halo... na, kamu kenapa?
            “Tidak kenapa-kenapa kok si”
            “Emm” usi melihat kearah cowok yang nana lihat.
            “Sudahlah. Ayo cepat makan”
                                                                        ***       
Hari ini nana disibukkan oleh seorang guru pembina Pik-remaja. Kebetulan nana merupakan salah satu anggotanya. Dan hari itu, dia ditugaskan bersama dengan lila untuk memanggil nama siswa yang telah tertulis di selembar kertas. Dan  memasuki sebuah kelas.
                        “Ada yang bernama nandar?” tanya nana kepada anak kelas 10 D.
                        “Dia ada di ruangan dekat ruang guru”
Nana bersama lila menuju tempat yang disebutkan oleh anak kelas 10 D itu. Sesampainya disana dia melihat cowok itu lagi. Tapi nana sama sekali tak mau terpengaruh.
                        “Permisi bu, disini ada yang bernama nandar? pembina Pik-remaja memanggilnya untuk mengikuti sosialisasi” kata nana pada salah seorang guru
                        “Nandar” bu guru memanggilkan salah seorang siswa.
Salah satu diantara mereka menoleh ke arah guru itu.
Oh,tidak. Semoga orang itu bukan cowok itu.
                        “Ada apa bu?”
astaga, apa ia ini orangnya?
                        “Kamu dicari sama mereka” guru itu menunjuk kearah nana
Nana menghela nafas, kenapa aku jadi nervous gini yah. Aduh.
Cowok itu melangkah ketempat nana dan lila berdiri.
                        “Pembina Pik-remaja memanggilmu untuk ikut sosialisasi, jadi kamu ditunggu diruangannya”. Kata nana
                        “Ia, nanti aku kesana” jawab cowok itu.
Nana berbalik badan kembali menuju ruangan Pik-remaja.
                        “Kamu kenapa na? Kok aneh gitu?
                        “ha? Tidak kenapa-kenapa”.
Ya ampun, dia cowok  yang kemarin. Kenapa bukan dia sendiri yang sampaikan salam? Kenapa harus temannya?. Huh, nandar yah? Namanya bagus juga.
                        “Na, kamu dari mana saja? Tanya usi
                        “Dari ruangan Pik-remaja ”
Mereka berdua lalu duduk ditangga. Belum lama mereka duduk cowok yang kemarin bersama  nandar,lewat dihadapan mereka.
                        “Kamu kenapa na, liat orang sampai segitunya? Seperti mau mendetektif orang”.
                        “Cuma rasa aneh aja si”
                        “Cerita donk”
Nana lalu menceritakan peristiwa yang dialaminya kemarin kepada usi.
                        “Begitu ceritanya? Oh ia sampai lupa. Kalau tidak salah, anak yang sampaikan salamnya nandar itu namanya risky”.
                        “Oh ya? Aku jadi penasaran. Sebelumnya sih aku ngak kenal mereka”
            “Ya sudah, bagaimana kalau kita selidiki mereka? Tapi besok-besok aja. Soalnya kita harus fokus ke ujian dulu “
“okelah si, bantuin aku yah”
“beres...”

***


Sebulan kemudian.

                        “Nana...”teriak usi yang berlarian menuju tempat nana
                        “Ada apa sih teriak-teriak”
                        “Sekarang bilang ke aku, kamu suka kan dengan nandar itu?” paksa usi
                        “Apa-apaan sih kamu ini”
                        “Bilang saja. Belakangan ini kan kamu curhat ke aku tentang dia. Jawab yang jujur donk na”
                        “Aku sih suka liat dia, trus pengen senyum aja kalau dia lewat depan aku”
            “Aduh na, itu tandanya suka. Kamu suka sama nandar itu. Lagian kamu kan sering bilang kalau dia juga suka senyum kalau ketemu kamu,terus sering perhatikan kamu kan?”
“Aduh, memangnya ada apa sih usi?” nana semakin penasaran
“Kemarin aku denger sendiri, nandar bilang sama teman-temannya kalau dia itu suka sama kamu, tapi....” usi tidak melanjutkan kata-katanya.
“Tapi apa si?
“Temannya bilang kamu tidak mungkin suka sama dia?”
                        “Kenapa temannya bilang gitu?”
            “Yang aku dengar , temannya bilang begitu karena kalian tidak saling kenal akrab. Nandar sih diam saja waktu temannya bilang seperti itu”
Nana menghela nafas panjang dan terdian sejenak.
            “Kalau kamu juga suka sama dia, aku akan bilang sama nandar”
            “Ngak usah si”
            “Loh, kenapa”
            “Kalau cinta, ya harus bilang cinta. Dia harus punya keberanian sendiri.”
            “Kalau dia tidak berani gimana?”
            “Ya sudah, biarkan saja berlalu”
            “Idih, basi donk”
            “Sudahlah si, tidak  perlu bahas soal itu lagi. Mending kita belajar yang rajin biar naik kelas”
            “Padahal aku bisa bantuin kamu”
            “Tidak perlu. Sudah-sudah, sekarang kita kekelas” nana menarik tangan usi.
Akan tetapi, nana tetap memikirkan hal itu. Dalam hatinya dia juga punya rasa kecewa.

-->Apa nandar takut mengatakan hal yang sebenarnya? Kalau dia cinta ,semestinya dia harus katakan. Aku sudah beri harapan padanya, kenapa dia tidak mengerti juga?. Ya sudahlah,itu semua terserah dia. Tapi aku Cuma mau bilang “kalau cinta ,yah bilang cinta”.Jangan sampai kamu akhirnya menyesal.
-->
BIODATA PENULIS
Nama lengkap     : Nur Komariah
Sekolah               : Smk Negeri 2 Palu
Kelas                   : XI
Jurusan                : Broadcasting
 

Tuesday, September 6, 2011

Mengenal 10 kesalahan ketika seseorang jatuh cinta

Banyak orang yang bertanya-tanya kesalahan apa yang dilakukan sehingga setiap kali menjalin cinta selalu berakhir dengan kegagalan. Jatuh cinta memang berjuta rasanya.
Tidak jarang orang yang sedang jatuh cinta melupakan hal-hal mendasar yang sebetulnya penting untuk diperhatikan.
Ada baiknya memang mengkaji ulang semuanya dan belajar dari kesalahan yang telah dilakukan agar hubungan cinta yang barunya nanti akan bisa berjalan dengan baik.
Berikut ini 10 kesalahan yang kerap dilakukan ketika seseorang jatuh cinta1. Menciptakan hubungan asmara tanpa membangun persahabatan dengannya.
Kala sedang jatuh cinta, kita tentu akan merasakan perasaan sayang yang sangat mendalam. Tapi yang perlu diingat, jangan lupa luangkan waktu sedikit banyak untuk mengetahui atau memperhatikan apa yang sesungguhnya ia inginkan atau ia perlukan. Sisihkan waktu untuk mempelajari kepribadiannya dan bukan hanya fisik semata
2. Tidak jujur kepada diri sendiri.
Seringkali orang yang sedang jatuh cinta memberikan batas toleransi yang berlebihan kepada pasangan. Mereka berpura-pura seolah-olah sikap pasangan bukan merupakan gangguan yang besar pada diri mereka atau mereka berharap agar masalah itu selesai seiring dengan berlalunya waktu. Segala kesalahan-kesalahan yang diciptakan pasangan juga bukan sebuah persoalan besar yang padahal ini sewaktu-waktu akan menjadi bom waktu yang akan membuat hubungan tersebut tidak lagi berjalan normal.
3. Kurang memperhatikan diri sendiri selama menjalin hubungan asmara.
Banyak orang yang lupa memperhatikan dirinya sendiri selama menjalin hubungan asmara. Kebanyakan orang yang sedang dimabuk cinta ingin selalu berduaan dengan kekasihnya. Sebentar-bentar rasa kangen mendera. Meski sudah menelpon dan juga bertemu beberapa waktu kemudian seakan lupa dan ingin sekali bertemu. Akibatnya orang-orang di sekitar mereka merasa diabaikan sehingga lambat laun tanpa mereka sadari teman-teman pun menjauh. Ini mempunyai akibat yang buruk di masa mendatang. Kita akan dicap kuper dan bila kita sedang jenuh bersama sang kekasih, tidak ada seorang teman pun yang bersama dengan kita.
4. Menggantungkan kebahagiaan diri kita ke pasangan.
Jika selama ini kita berpikir bahwa kebahagiaan kita bergantung pada pasangan, maka kita salah. Kita boleh jatuh cinta pada siapa saja namun tidak berarti bahwa orang tersebut dapat membuat kita bahagia. Kebahagiaan diri kita bergantung pada kita sendiri dan jangan sesekali kita memusatkan seluruh hidup dan perhatian hanya pada satu orang saja karena jika demikian, berarti kita telah menutup wawasan dan kesempatan untuk menjadi lebih baik bagi diri kita sendiri.
5. Cinta membutuhkan waktu.
Seringkali seseorang lupa akan point yang penting ini. Cinta selalu membutuhkan waktu, baik untuk mengenal maupun untuk bertumbuh. Terlalu cepat memulai suatu hubungan berakibat kurang baik karena mungkin kita belum mengenal dengan baik karakter pasangan. Karena itu sebaiknya beri waktu yang cukup bagi diri sendiri untuk mengenal pasangan.
6. Terlalu fokus pada sex.
Kita harus menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang senang menjadi objek sex. Jangan jadikan sex sebagai prioritas suatu hubungan, sebaliknya jadikan sex hanya sebagai pemanis dalam hubungan berdua (dengan catatan sex hanya boleh di lakukan bagi mereka yang sudah terikat oleh pernikahan). Terlebih pasangan mana yang ingin calonnya sudah rusak. Fokuskan perhatian kita dalam membangun jalinan asmara yang solid bersamanya. Buatlah rencana yang jelas untuk masa mendatang.
7. Berkencan tanpa tujuan yang jelas.
Kencan memang merupakan aktivitas yang seru dan menyenangkan, namun jika kita tidak mempunyai tujuan yang jelas dan tidak tahu apa yang kita cari atau kita inginkan maka cepat atau lambat hal ini akan membuat diri kita menjadi lelah baik secara fisik maupun mental. Jadi lebih baik tentukan dahulu apa yang kita cari dari suatu hubungan asmara dan apa yang kita inginkan dari calon pasangan.
8. Tinggalkan prinsip bahwa sex dapat menyelesaikan semua masalah.
Walaupun kamu bersedia menyerahkan diri seutuhnya kepada pasangan, tidak menjamin bahwa pasangan akan setia atau tidak akan meninggalkan kita. Segera ubah pola pikir kita. Jangan biarkan diri kita dibodohi dengan iming-iming jika kita bersedia melakukan hubungan sex maka pasangan akan semakin mencintai kita. Itu justru membuktikan bahwa pasangan tidak mencintai kita dan hanya menginginkan kesenangan semata.
9. Memprioritaskan kecantikan fisik.
Ini juga merupakan salah satu hal yang kerap terjadi. Umumnya kecantikan fisik menduduki skala prioritas utama dari pada kecantikan batin. Padahal kecantikan batin jauh lebih bermanfaat dan tahan lama.
10. Kembali melakukan kesalahan yang sama.
Pernahkah kita mengintrospeksi diri mengenai kegagalan asmara kita di masa lalu? Sebelum memulai hubungan yang baru, ada baiknya kita mengintrospeksi diri dan melihat kembali dimana kesalahan kita. Dengan mengetahui letak kesalahan, kita dapat belajar untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

Keluarga Menentukan Prestasi dan Kepribadian Seorang Remaja

YOGYAKARTA – Di Indonesia, peran keluarga sangat menentukan prestasi dan perkembangan anak di usia remaja. Adanya interaksi anggota keluarga yang satu dengan yang lainnya menyebabkan seorang anak lebih mengetahui perannya sebagai individu dan makhluk sosial. Hal tersebut berbeda dengan konsep psikologi barat yang menitikberatkan perkembangan kepribadian remaja berdasarkan lingkungan teman sekitarnya. “Berbeda dengan psikologi barat, di Indonesia perkembangan kepribadaian dan prestasi seorang remaja ditentukan oleh keluarga. Tidak hanya remaja, namun dari masa anak remaja hingga memasuki masa awal dewasa,” kata pakar psikologi klinik Fakultas Psikologi UGM, Dr. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., kepada wartawan, Jumat (17/6).
Menurut Kwartarini, tidak semua konsep psikologi barat dapat diaplikasikan di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan psikologi yang sesuai dengan kondisi masyarakat lokal. Dari hasil penelitian yang dilakukan Fakultas Psikologi terhadap 3.000 remaja di Yogyakarta dan berbagai kota di Indonesia, ditemukan bahwa seorang remaja akan menemukan dan merasakan kebahagiaan dalam dirinya setelah berkumpul dengan seluruh anggota keluarga, terutama kehadiran ayah dan ibu. “Hasil itu kita dapat dari penelitian yang kita lakukan terhadap para siswa SMP, SMA, dan mahasiswa,” katanya.

Ditambahkan Kwartarini, pengawasan orang tua dirasakan sangat penting dalam menyeleksi sumber informasi yang diperoleh anak karena saat ini informasi lebih mudah didapatkan, antara lain, melalui situs jejaring sosial dan media teknologi informasi. “Sebaiknya orang tua mengetahui informasi yang baik dan dibutuhkan oleh sang anak karena makin banyak informasi yang masuk ke anak menyebakan otak mereka kelelahan,” tuturnya. Di samping itu, keberadaan orang tua juga mampu meredam dan mengendalikan emosional seorang anak yang lebih menjadi pemarah akibat banyaknya tuntutan dan kompetisi di lingkungannya.

Untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan guru tentang berbagai upaya optimalisasi talenta anak dan cara pengukuran bakat yang modern, Kwartarini didampingi dua orang panitia pelaksana mengatakan Fakultas Psikologi berencana akan mengadakan Seminar Pengasuhan Orang Tua Cerdas dan Guru Hebat untuk Anak Multitalenta pada 26 Juni mendatang di Auditorium Fakultas Psikologi. Selanjutnya, di tempat yang sama akan diselenggarakan pula Seminar ‘Psychology of Nation’. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

Wednesday, April 13, 2011

Acer Aspire One 522: Review

Setelah kehadiran Acer Aspire 4253 dengan APU AMD pertama, kini Acer kembali menghadirkan solusi berbasis APU AMD. Produk ini diberi nama Aspire One 522. Kali ini, APU yang digunakan adalah AMD C-50 dan kategorinya adalah netbook. Apa? Netbook? Ya, ini adalah netbook yang dimotori APU AMD. Apa kelebihannya? Mari kita simak ulasan berikut.

Apa itu AMD C-50?
Prosesor AMD yang digunakan pada Aspire One 522 adalah salah satu prosesor Fusion pertama dari AMD, C-50. Prosesor Fusion ini ada hasil penggabungan dari prosesor dan VGA. Ya, AMD C-50 adalah gabungan dari sebuah prosesor AMD dual-core dengan sebuah VGA AMD (Radeon HD 6250). AMD menyebut hasil gabungan CPU dan VGA ini sebagai APU (Accelerated Processor Unit).
AMD C-50 adalah APU yang dirancang untuk netbook dan bahkan tablet. APU ini memiliki 2 core yang berkecepatan 1 GHz. Jangan salah sangka. Meski hanya 1 GHz, C-50 ini memiliki sistem kerja seperti prosesor modern. C-50 menggunakan metode eksekusi out-of-order, dimana perintah dapat dikerjakan berdasarkan prioritas dan urutan yang paling tepat untuk memastikan proses berjalan secepat mungkin. Hal ini sangat berbeda dibandingkan Atom yang menggunakan metode in-order, dimana semua perintah akan dikerjakan secara berurutan, tergantung perintah mana yang lebih dahulu diberikan. Dalam kondisi multi-tasking, seharusnya C-50 mampu menawarkan kecepatan yang lebih baik.

Aspire One 522: Jagoan Multimedia HD
Hal apa yang dirasakan kurang pada netbook Atom? Yang paling nyata adalah ketidakmampuannya menjalankan video Full HD dengan baik. Beberapa jenis video tidak dapat berjalan dengan mulus pada prosesor Atom, bahkan yang memiliki dual-core (N550) sekalipun. Oleh sebab itu, Acer Aspire One 522 hadir sebagai netbook berkemampuan multimedia tinggi.
Tersedianya port HDMI dan layar dengan resolusi HD (1280×720) adalah indikasinya. Acer Aspire One 522 menjanjikan kemampuan memutar video full HD (1080p) dalam format apapun. Kemampuan grafisnya ini juga menjanjikan beberapa keunggulan apabila Anda menggunakan software yang mampu memanfaatkan sistem grafis untuk meningkatkan kinerja. Sebagai contoh, Windows 7 akan berjalan lebih baik, karena dari sisi tampilannya, Windows 7 sudah dirancang untuk memanfaatkan kemampuan grafis, bukan hanya prosesor.

Performa (SYSmark 2007)
Sebagai wakil dari segala pengujian kinerja yang dianggap valid oleh beragam institusi IT dan para produsen, kami menggunakan SYSmark 2007 sebagai acuan. Program ini adalah perpaduan dari berbagai software yang umum digunakan seperti Microsoft Office dan beragam program produk Adobe.
Berdasarkan hasil pengujian ini, prosesor AMD C-50 membantu Acer Aspire One 522 ini memperoleh performa di atas Atom N550 (Dual Core). Tentu saja, AMD C-50 memiliki performa masih di bawah AMD E-350 (Acer Aspire 4253). Berikut adalah perbedaan performa lebih detail (terhadap netbook dengan Atom Dual Core).
Ternyata, meski Atom Dual Core memiliki 2 core dan 4 thread, netbook dengan prosesor ini masih jauh tertinggal dalam segala aspek pengujian, jika dibandingkan dengan AMD C-50.

Kemampuan VGA (3DMark 06)
Program tes ini bisa ditemukan online (www.futuremark.com). 3DMark 2006 adalah acuan umum yang universal untuk pengujian VGA. Versi ini adalah yang umum digunakan untuk VGA entry-level.
Hasil yang cukup mengejutkan, bukan? Ternyata, kemampuan VGA pada netbook Aspire One 522 ini mampu mengalahkan Pentium Dual Core P6000 (Intel HD) dan Pentium Dual Core T4500 (4500MHD). Meski masih tertinggal dari “kakaknya”, AMD E-350, APU AMD C-50 pada Aspire One 522 ini jelas memiliki tenaga untuk menjalankan beragam aplikasi multimedia yang berhubungan dengan video. Akan tetapi, dengan nilai yang diperolehnya, game yang bisa dimainkan memang terbatas pada game flash dan game 3D lawas yang ringan. AMD Radeon HD 6250 pada netbook ini memang tidak dirancang untuk memainkan game 3D yang berat.

Memutar Video Full HD (1080p)


Memutar video High Definition (HD) adalah hal yang susah dilakukan netbook. Menjalankan video 1080p (Full HD) adalah hal yang mustahil. Bahkan, beberapa notebook murah pun mengalami kesulitan menjalankan video Full HD. Bagaimana dengan Acer Aspire One 522?
Acer Aspire One 522 tidak mengalami masalah sama sekali dalam menjalankan video Full HD dalam format apapun. Selama player Anda bisa memanfaatkan VGA yang tersedia (DXVA), Anda bisa memutar film apapun yang tersedia di pasaran saat ini tanpa masalah yang berarti.
Jika Anda memiliki bandwidth Internet cukup baik, Acer Aspire One 522 ini bahkan mengizinkan Anda untuk melakukan streaming video Full HD (1080p) melalui Youtube dengan lancar.

Pengujian daya tahan baterai dengan Mobilemark 2007
Benchmark Suite ini merupakan perpaduan yang serupa dengan SYSmark 2007. Hanya saja, software ini sudah diatur sedemikian rupa untuk melakukan simulasi pekerjaan sehari-hari secara terus-menerus hingga baterai terkuras habis.
Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa Acer Aspire One 522 mampu bertahan hidup hingga 375 menit atau sekitar 6 jam 15 menit. Tidak banyak netbook dan notebook yang mampu bersaing dengannya. Perlu diingat, notebook atau netbook yang mengklaim mampu hidup 4 jam, biasanya hanya bertahan 2,5 – 3 jam pada pengujian ini.

Sangat Terjangkau, Bertenaga, dan Murah: Pas untuk Semua
Acer Aspire One 522 ini dijual dengan harga ekstra murah, Rp 2.599.000. Ini membuatnya berada di tengah-tengah rentang harga netbook (2juta s/d 3juta). Beragam kelebihannya membuat Acer Aspire One 522 ini terasa amat murah, bukan? Sangat susah mencari notebook atau netbook baru dengan harga di bawah 3 juta rupiah yang sanggup menjalankan video full HD (1080p) dengan daya tahan baterai 6 jam lebih. Belum lagi, netbook ini memiliki resolusi layar ekstra tinggi. Hanya segelintir netbook yang memiliki layar beresolusi tinggi seperti Acer Aspire One 522 (1280×720).

Pelajar dan Mahasiswa akan sangat menghargai harganya yang ekstra terjangkau. Anda bisa mencatat di kelas tanpa takut kehabisan baterai. Sementara itu, performanya pun masih berada di atas Intel Atom terkencang saat ini.
Sebagai PC kedua, Acer Aspire One 522 adalah pilihan yang sangat mantap. Harganya cukup murah, dan Anda tidak akan tersiksa dengan lambannya sistem grafis serta navigasi Windows pun terasa ringan. Anda bisa meninggalkan notebook besar atau PC desktop di rumah atau kantor saja. Andalkan Acer Aspire One 522 untuk presentasi dan saat sedang berinternet ria di Mall atau cafe. Bobot totalnya (dengan charger) yang sangat ringan membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk dibaa-bawa.
Sebagai PC utama, netbook mungkin bukan pilihan yang tepat. Akan tetapi, Acer Aspire One 522 bisa menjadi alternatif terbaik yang sangat terjangkau. Harganya yang murah dan performa di atas netbook membuatnya pantas dipilih, apabila dana Anda terbatas.